Namun acara Pensi tersebut mendapat sorotan, bahkan tudingan adanya praktik pungutan liar (pungli).
Siswa Tegaskan Tak Ada Pungli, Pensi SMAN 1 Dolok Batu Nanggar Sukses
Infokota.co-Simalungun | Kegiatan Pentas Seni Siswa (Pensi) dalam rangka pelepasan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Dolok Batu Nanggar yang telah berlangsung, Kamis, 23 April 2026 lalu berjalan sukses. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman sekolah dengan menampilkan kreativitas siswa/i.
Hal itu dibantah tegas oleh siswa/i dan juga Kepala Sekolah (Kepsek) Warkum Saat dikonfirmasi beberapa wartawan, Kamis (23/4/2026). Dikatakannya, uang 35 ribu yang dikumpulkan semata- mata inisiatif para siswa/i untuk mensukseskan kegiatan Pensi dan pelepasan siswa.
“Jadi tudingan yang menyebut adanya pungli, tidak benar sama sekali,’ kata Warkum.
Para siswa berinisiatif membuat acara pelepasan jadi lebih meriah dan berwarna. Mereka ingin menjadikan moment tersebut sebagai kenangan yang paling berkesan setelah 3 tahun belajar di SMA N1 Dolok Batu Nanggar.
Untuk lebih meriah di sesi dokumentasi, mereka sepakat menyewa fotografer profesional agar dokumentasi kegiatan terlihat lebih menarik dan hidup, serta membuat selempang (name sah) yang memuat nama masing-masing siswa sebagai kenang-kenangan bahwa mereka adalah alumni SMAN 1 Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.
“Untuk mendukung kebutuhan tersebut, para siswa secara sukarela mengumpulkan dana tambahan sebesar Rp35.000 per siswa. Dana tersebut digunakan semata-mata untuk kepentingan dokumentasi acara dan pembuatan selempang nama. Jadi bukan atas perintah atau inisiatif guru tapi murni dari siswa dan untuk siswa,” jelas Warkum.
Baik Kepala Sekolah, guru, maupun Komite Sekolah tidak terlibat dalam pengumpulan dana tersebut dan tak ada pungli dalam kegiatan pensi tegas Warkum.
Keterangan Kepsek juga ditegaskan kembali oleh siswa kelas XII.
“Uang yang kami kumpulkan untuk kegiatan Pensi, adalah inisiatif kami para siswa bukan dari guru, Kepsek atau siapapun. Kami sukarela untuk menjadikan acara Pensi kami lebih meriah dengan membuat nama di selempang dan dokumentasi yang bagus dan sangat berkesan untuk menjadi kenangan di masa depan,” katanya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kreativitas dan kebersamaan para siswa dalam menutup masa pendidikan mereka di sekolah dengan kenangan yang positif. *neti#












