
Infokota.co-Asahan | Ratusan warga Desa Rawang lama, Kecamatan Rawang Panca Arga, tampak begitu antusias menyambut kedatangan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Ir.H.Yahdi Khoir Harahap, MBA. Menyusul Ir.H.Yahdi Khoir Harahap, MBA menggelar agenda reses – II tahun sidang II 2025-2026 di Dusun VIII, Desa Rawang Lama, Kec Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sabtu (7/2/2026).
Tepuk tangan, tanda suka cita, gembira, menyambut kedatangan Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut Ir.H.Yahdi Khoir, MBA pun menggema.
Lima murid dari Pendidikan anak Usia Dini (PAUD) Pelangi Fathul, Desa Rawang Pasar V, unjuk kebolehan, tampil menari tari persembahan.
Warga dan tokoh masyarakat Desa Meranti, Kecamatan Meranti M Daudsyah, tokoh masyarakat Desa Rawang Lama Irfan dan Ir.H.Yahdi Khoir Harahap, MBA, tampak bertepuk tangan serentak, mengapresiasi usai murid PAUD Pelangi Fathul menari.
Aspirasi
Di kegiatan reses, tegas Yahdi Khoir, kewajiban anggota dewan bertatap muka, bersilaturahmi kepada masyarakat guna menyerap aspirasi.
“Kami datang bertatap muka, bersilaturahmi bukan untuk sesaat. Tapi terus berkelanjutan dalam jangka panjang. Di reses ini, silahkan sampaikan aspirasi. Baik secara tertulis mau pun secara lisan,”terang Yahdi.
Di reses itu aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan pembinaan, pembangunan pendidikan PAUD dan perbaikan infrastruktur Jalan Desa Rawang Lama.
“Jika ada anak-anak muda yang mendirikan PAUD, sekolah Tahfiz Qur’an kemudian ditingkatkan menjadi sekolan dasar Islam Terpadu (SD-IT) kita dukung,”tegas Yahdi Khoir.
Di sela-sela kegiatan reses. Syarifuddin, warga masyarakat Dusun VIII, Desa Kerawang Lama menyampaikan asprasinya secara langsung ke hadapan Yahdi Khoir terkait dengan kondisi badan jalan di Desanya lebih kurang tiga kilometer belum juga diaspal.
“Saya lahir dan besar di Desa Rawang lama. Saya lahir tahun 1958. Jadi usia saya sudah 68 tahun. Namun badan jalan Desa Rawang lama Dusun VIII hingga kini belum juga diaspal.Saya sudah sampaikan aspirasi saya ke Pak Yahdi Khoir agar badan jalan di daerah kami di Dusun VIII segera diperjuangkan agar di aspal,”ujar Syarifuddin. *Fajaruddin Batubara#
