Medan  

Sinergi UNIMED dan Desa Pon, Berdayakan Lansia Melalui Integrasi Aktivitas Fisik, Edukasi Gizi fungsional dan Inovasi Kuliner Lokal

Infokota.co-Medan    | Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang terdiri dari Prodi PJKR dan Prodi Gizi Bersama dengan LPPM UNIMED, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, melalui program pemberdayaan di Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, pada tanggal 24 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Desa Pon ini,  mengusung pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek kesehatan fisik, pemenuhan gizi, dan pengembangan potensi ekonomi berbasis pangan lokal guna mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri.

Kegiatan yang penuh kehangatan ini, diawali dengan pelaksanaan senam aerobic low-impact yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gerak lansia tanpa memberikan tekanan berlebih pada persendian. Dipimpin langsung oleh Ketua Tim PKM, Dr. Eva Faridah, S.Pd., M.Or., bersama para mahasiswa Program Studi PJKR Unimed, sebanyak 54 orang lansia terlihat antusias mengikuti setiap gerakan instruktur. Aktivitas fisik ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana interaksi sosial yang membangkitkan semangat para peserta.

Acara secara resmi dibuka oleh Ibu Ketua Penggerak PKK sekaligus Pembina Posyandu Desa Pon, Ibu Dian Farida Ulfa, S.E., yang hadir bersama Ketua Tim PKM Unimed, Dr. Eva Faridah, M.Or. Dalam sambutannya, Ibu Dian Farida Ulfa mengapresiasi kontribusi nyata akademisi Unimed yang turun langsung ke desa. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan layanan kesehatan desa, tim PKM Unimed juga menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan Tensimeter digital serta satu unit Meat Grinder (mesin penggiling daging) yang akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan operasional di Sekolah Lentera Desa Pon.

Memasuki agenda utama, para peserta mendapatkan pencerahan melalui sesi edukasi gizi yang disampaikan oleh Dr. Esi Emilia, M.Si., yang menekankan pentingnya pola makan fungsional bagi lansia. Edukasi kemudian dilanjutkan oleh Dr. Eva Faridah, M.Or., yang memaparkan pentingnya konsistensi dalam melakukan senam khusus lansia sebagai investasi kesehatan masa tua. Puncak acara ditandai dengan demo masak inovatif yang dipandu oleh pakar gizi dan tata boga Unimed, yakni Zulfa Nur Hanifa, S.TP., M.Si., Nirmalasari, S.Pd., M.Pd., dan Lulu Fajarwati, S.Pd., M.Pd..

Dalam demo tersebut, tim mendemonstrasikan pengolahan empat varian hidangan bergizi yang memanfaatkan potensi komoditas lokal ubi dan ikan nila, yaitu puding ubi orange, dimsum ubi ungu, fishcake ikan nila, serta kroket kentang ikan nila. Menu-menu ini dirancang dengan tekstur yang mudah dikonsumsi lansia namun tetap kaya akan protein dan antioksidan. Antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh para lansia dan kader posyandu sepanjang acara memberikan optimisme bahwa integrasi gaya hidup sehat dan inovasi pangan lokal ini dapat terus berlanjut secara mandiri di Desa Pon. *Dilla#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.jelajahnews.id/