Daerah  

Jaksa Masuk Sekolah, Bangun Kesadaran Hukum di SMK Negeri 1 Lumut

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lumut Drs. Sumarno saat menyampaikan arahan kepada siswa-siswi yang mengikuti program Jaksa Masuk Sekolah.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lumut Drs. Sumarno saat menyampaikan arahan kepada siswa-siswi yang mengikuti program Jaksa Masuk Sekolah. *Foto/IMC/Tetty#

Infokota.co-Tapteng   | Guna meningkatkan kesadaran hukum khususnya bagi pelajar, Kejaksaan Negeri Sibolga menggelar Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dengan memberikan penerangan dan penyuluhan hukum di SMK negeri 1 Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Jumat 8 Mei 2026 kemarin.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan  pemahaman pelajar terhadap hukum sekaligus mencegah kenakalan remaja dilingkungan sekolah. Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lumut, Drs. Sumarno saat dikunjungi awak media ini diruang kerjanya, Senin (11/5/2026).

Sumarno mengatakan dalam program edukasi itu, tim penerangan hukum dari Kejaksaan Negeri Sibolga yaitu Dela Safria, SH dan Atikah Sarah Pulungan,  SH merupakan narasumber memberi pemahaman terkait bahaya narkoba, bullyng, tindak pidana media sosial (IT), hingga pentingnya mematuhi aturan hukum sejak usia dini.

“Kegatan JMS ini merupakan upaya preventif, agar para siswa memahami hukum dan tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar hukum,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan dihadapan ratusan siswa-siswi para narasumber mengajak para pelajar agar lebih bijak dalam mengaplikasikan media sosial, menjauhi pergaulan negatif, serta fokus meraih prestasi demi masa depan.

“Iya, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter, displin dan meningkatkan kesadaran hukum kuhususnya dilingkungan SMK Negeri 1 Lumut ini. Dan kita sangat menyambut baik sekaligus mengapresiasi program JMS ini, ujarnya.

Dilanjutkannya, bahwa siswa-siswi sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga akhir, apalagi ada suasana sesi tanya jawab oleh narasumber diacara terakhir.

“Untuk siswa yang aktif bertanya selama sesi tanya jawab berlangsung, para Jaksa  memberikan hadiah kepada siswa yang aktif bertanya. Hadiah tersebut berupa perlengkapan sekolah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi siswa,” lanjut Sumarno.

SMK Negeri 1 Lumut, merupakan sekolah kejuruan yang memiliki prestasi untuk  membekali siswanya siap bekerja dan berwirausaha di dunia usaha dan industri. Dimana sekolah ini telah bertransformasi menjadi BLUD dengan pengembangan pembelajaran Teaching Factory (TC), yaitu metode pembelajaran praktik yang mensimulasikan lingkungan indusri dan wirausaha.

Untuk jenjang melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebanyak 19 siswa SMK Negeri 1 Lumut diterima masuk diberbagai PTN di Nusantara ini (bertambah 5 siswa dari tahun sebelumnya). Dan melalui jalaur Seleksi Nasional Berdasarkan Test (SNBT) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sampai saat ini pihak sekolah belum menerima laporan kelulusan. *Tetty#

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.jelajahnews.id/