
Infokota.co-Tanjung Balai | Wakil Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Abdina resmikan The Yatim Village, di Jalan Alpukat, Gang Juri, Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, Senin (23/02/2026)
Peresmian The Yatim Village ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Wali Kota bersama Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Sudarmanto disaksikan undangan yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Forkopimda Tanjung Balai atau mewakili, Ketua Baznas Tanjung Balai, Indra BMT, Ketua MUI kota Tanjung Balai, Ardiansyah, Camat Datuk Bandar, Samsul Effendi, Lurah Pantai Johor, Andika, Para Pengurus Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Medan, Deli Serdang, Kabupaten Langsa dan Anak Yatim Sebanyak 500 orang.
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Abdina dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Tanjung Balai, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Kota Tanjung Balai yang telah menginisiasi terbentuknya kampung yatim (The Yatim Village).
Dilanjutkan Fadly, Seperti kita ketahui bersama bahwa kampung yatim ini didirikan dengan tujuan yang sangat mulia sebagai rumah bagi anak yatim dan anak-anak duafa untuk belajar dan menghafal Al Qur’an dan juga belajar keterampilan hidup ke depan yang kesemuanya akan diberikan secara gratis.
Dijelaskannya, Data dari Dinas Sosial kota Tanjung Balai, ada sekitar 909 anak yatim/piatu yang terdata sudah terima bantuan dari Kemensos RI 607 yang tidak menerima 302 anak ke semua anak yatim ini menjadi perhatian Pemko Tanjung Balai terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup anak yatim, kehadiran kampung yatim menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman, sehingga membantu mengurangi risiko anak-anak terlantar, “dengan adanya kampung yatim, sangat membantu kami dalam hal program kesejahteraan sosial” Ujarnya.
Selanjutnya, Fadly mengatakan, Jaminan akses pendidikan dan kesehatan, lembaga ini berperan dalam memastikan anak-anak yatim mendapatkan pendidikan standar, keterampilan hidup, dan pelayanan kesehatan yang layak. meningkatkan kepedulian sosial.
Katanya lagi, Kehadiran kampung yatim melengkapi program pemerintah yang berkolaborasi bersama baznas dalam hal kesejahteraan sosial.
Semoga Yayasan The Yatim Village terus berkembang secara positif dan ke depan program-program yang dijalankan dapat lebih spesifik, teratur dan terukur, kelak anak-anak yang bermukim tetap mengenyam pendidikan formal yang dapat dikerjasamakan dengan dinas pendidikan belajar berbagai bahasa, IT serta keterampilan lainnya yang dapat disoundingkan dengan Dinas-Dinas terkait sehingga kelak masing-masing anak bisa menjadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah semata, sebutnya.
Fadly juga menjelaskan, Saat ini data jumlah penduduk yang miskin ekstrem,. miskin dan rentan miskin (desil 1 s/d desil 5) pada DTSEN, itu sebanyak lebih kurang 39.437 KK atau 140.761 jiwa, sebuah angka yang tidak sedikit, dan mungkin didalamnya terdapat anak-anak yatim yang belum tercover bantuan. sehingga kota Tanjung Balai sangat butuh yayasan yang fokus terhadap kesejahteraan sosial.
Kepada semua yang hadir, saya menghimbau untuk turut mensupport dan berpartisipasi, baik moril maupun materil sesuai kemampuan masing-masing agar ini segera dapat membebaskan lahan yang dibutuhkan dan membangun tempat untuk anak-anak bermukim.
Semoga kehadiran kita, partisipasi kita dan apa yang kita niatkan hari ini, dapat memberi motivasi dan semangat bagi anak-anak kita dan bagi diri kita sendiri juga untuk kita bisa membangun mindset kebersamaan, kepedulian dan meluaskan kebermanfaatan kita bagi masyarakat Kota Tanjung Balai, pungkas Muhammad Fadly Abdina.
Sebelumnya, Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Tanjung Balai, Syahriza Azri Nasution, menyampaikan Alhamdulillah tahun lalu kita buat acara seperti ini peletakan batu pertama ditempat ini, dan pada hari ini Alhamdulillah berkat doa Anak-anak yatim kita yayasan Abulyatama Indonesia cabang Tanjung Balai dapat terbangun.
Syahriza menjelaskan, Bangunan yayasan Abulyatama ini didirikan dari partisipasi swadaya masyarakat.
Saat ini Yayasan Abulyatama ini sudah mempunyai fasilitas kantor, ruang tempat belajar membaca Al-Qur’an.
Rencana kami kedepan akan membangun asrama tempat tinggal Ikhwan dan akhwat dan juga fasilitas lainnya, mudah mudahan berkat doa Anak-anak penembus langit ini rencana kami dapat terkabulkan.
Hal serupa juga disampaikan Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia, Sudarmanto mengatakan, kami dari Yayasan Pusat Abulyatama Indonesia sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan santunan anak yatim dan sekaligus peresmian panti asuhan The Yatim Village Tanjung Balai.
Ia mengatakan, saat ini cabang Yayasan Abulyatama di seluruh Indonesia sudah mencapai 99 cabang, Alhamdulillah yayasan Abulyatama ini bekerjasama dengan badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kita sudah menargetkan sebanyak 30 ribu orang bantuan penerima manfaat, dan Alhamdulillah dari tahun ke tahun target ini semakin meningkat.
Harapan kita kedepan setelah diresmikan pantai asuhan the yatim village Tanjung Balai dapat bermanfaat dan dirasakan seluruh masyarakat Tanjung Balai, dan juga memberikan dampak yang baik untuk anak-anak yatim kita, sebutnya.
Dalam kesempatan itu juga diisi dengan pemberian motivasi kepada anak-anak yatim oleh, Angga Johan Syahputra dan pemberian bantuan dan penali asih*sb#.
Muhammad Fadly Abdina bersama Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Sudarmanto resmikan The Yatim Village Tanjung Balai, ditandai dengan pengguntingan pita*Foto/IMC/Sol#




