Medan  

Di Reses, Wakil Ketua DPRD Kota Medan  Zulkarnaen Menyahuti Aspirasi Warga

Reses Wakil Ketua DPRD Kota Medan H Zulkarnaen, SKM, di Jalan Pimpinan, Kelurahan Sei Kera Hilir - I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, tampak ramai di hadiri konstituen dan warga.
Reses Wakil Ketua DPRD Kota Medan H Zulkarnaen, SKM, di Jalan Pimpinan, Kelurahan Sei Kera Hilir – I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, tampak ramai di hadiri konstituen dan warga. (Foto.IMC/Fajaruddin Batubara)

Infokota.co-Medan    | Di agenda reses V tahun persidangan 2025-2026. Wakil Ketua DPRD Kota Medan H Zulkarnaen, SKM, melaksanakan kegiatan reses di Jalan Pimpinan,  Kelurahan Sei Kera Hilir – I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Minggu (15/2/2026).

Di agenda reses H Zulkarnaen menyerap aspirasi yang berkaitan dengan keluhan konstituen dan warga. Marzuki, warga Jalan Pimpinan Gg Anggrek  menyampaikan aspirasinya agar BPJS  istrinya diaktifkan.

“Istri saya memiliki penyakit gagal ginjal dan harus cuci darah. Mohon bantuan Pak Zulkarnaen agar BPJS istri saya diaktifkan,”ujarnya

Hal senada juga dikemukakan Tika, warga yang masih berdomisili di daerah itu juga.  “BPJS saya di 2026, belum aktif. Mohon bantuan Pak Zulkarnaen agar BPJSnya diaktifkan,”harapnya.

Nurhanifah Harahap, warga yang berdomisili di Jalan Pimpinan berharap agar parit di ujung Jalan Pimpinan dibuat titinya. “Parit sudah dikorek.Tapi titinya belum dibaguskan,”ujarnya.

Sementara itu, Efendi warga Jalan M Yakub Gg Al Washliyah menyarankan  agar tiang listrik kayu di daerahnya diganti dengan tiang listrik beton.

Menyahuti aspirasi warga itu. Zulkarnaen tampak serius menanggapinya secara langsung.

“Mengenai BPJS yang belum aktif. Kirim datanya ke saya nanti. Saya segera telepon langsung pihak BPJS agar mengaktifkan BPJS istri Pak Marzuki dan Tika,”tegasnya.

Mengenai masalah Marzuki. Kepala Pukesmas Sentosa Baru dr Hari Putra Dermawan mengungkapkan jika BPJS menolak tindakan itu ditangguhkan. “Jika BPJSnya aktif. Minimal satu tahun diaktifkan di kelas tiga,”terangnya.

Sekarang ini, jelas Hari Putra, Kota Medan sudah UHC dan Provinsi Sumatera Utara juga sudah UHC. “Tidak aktif atau aktif BPJSnya, berobat ke  Puskesmas dilayani,” jelasnya lagi.

Hari mengatakan vonis gagal ginjal, perlu cuci darah tiga kali seminggu atau dua kali seminggu dan perlu penanganan.

Terkait aspirasi Nurhanifah Harahap. Zulkarnaen mengingatkan Dinas PU Kota Medan agar segera turun ke lokasi. “Dinas PU Kota Medan segera saya telepon agar parit di ujung Jalan Pimpinan dibangun titinya “ungkap Zulkarnaen.

Selanjutnya mengenai tiang listrik kayu yang perlu diganti dengan tiang listrik beton. Zulkarnaen menyarankan agar Regional PLN segera ke lokasi.

“Share lokasinya ke Regional PLN.Ini saya telepon langsung Regional PLN agar tiang listrik kayu di Jalan M Yakub Gg Al Washliyah segera diganti,”tegasnya lagi. (Fajaruddin Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.jelajahnews.id/