
Infokota.co-Medan | Gelombang aksi unjuk rasa terus berdatangan ke DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Imam Bonjol No.5 Kota Medan.
Massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Sumut pun turut mendatangi DPRD Sumut. Guna menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (1/4/2026).
Aksi unjuk rasa berkaitan dengan bentuk solidaritas mahasiswa terhadap aktivis HAM dari Kontras Andrie Yunus yang disiram dengan air keras oleh oknum aparat.
“Hidup mahasiswa. Hidup rakyat Indonesia. Hidup perempuan-perempuan yang melawan,”teriak massa BEM Nusantara Daerah Sumut tatkala berdemontrasi di DPRD Sumut.
Aksi unjuk rasa diterima anggota Komisi A, DPRD Sumut Hefriansyah, SE.
Di aksi unjuk rasa itu. Dalam pernyataan sikapnya di hadapan Hefriansyah, SE. Koordinator Daerah Sumut BEM Nusantara Yogi Mahendra menegaskan BEM Nusantara mengecam segala bentuk tindakan represif terhadap masyarakat sipil dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
“BEM Nusantara menuntut jaminan kebebasan berekspresi bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa intimidasi dan kekerasan,”tegasnya lagi.
BEM Nusantara meminta kepada legislatif dan aparat penegak hukum, ujar Yogi, untuk menindaklanjuti kasus Andrie Yunus secara serius.
“Empat oknum pelaku yang menyiram air keras terhadap aktivis HAM dari Kontras Andrie Yunus segera diadili dengan transparan,”saran Yogi.
Pernyataan sikap BEM Nusantara Daerah Sumut diterima Hefriansyah, SE.
“Tuntutan dan aspirasi BEM Nusantara Daerah Sumut segera disampaikan ke pimpinan DPRD Sumut. Kita sampaikan ke Kapolri, Panglima TNI dan Presiden RI,”terang Hefriansyah yang saat di dampingi Kasubbag Humas Protokol dan Publikasi Sekretarian DPRD Sumut M Sofyan Tanjung dan staf aspirasi H Hamlan P Nasution.
Kasus Andrie Yunus, terangnya lagi, sangat miris. “Kami menyerahkan persoalan Andrei Yunus kepada aparat hukum,”ujar Hefriansyah.*Fajar#






