Bulog Sumut Salurkan 14.970 Ton Beras SPHP, Target 49 Ribu Ton Terealisasi Hingga Akhir 2026

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto disampingi wakil saat menyampaikan laporannya pada wartawan di kantor Bulog Kanwil Sumut, Jalan Gatsu Medan
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto disampingi wakil saat menyampaikan laporannya pada wartawan di kantor Bulog Kanwil Sumut, Jalan Gatsu Medan *Foto/IK/Ely#

Inimedan.com-Medan   | Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara terus menggencarkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras bagi masyarakat.

Bulog Sumut telah menyalurkan 14.970 ton beras SPHP dan akan terus mendistribusikannya melalui berbagai saluran yang tersedia.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan distribusi tersebut salah satunya dilakukan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang terus digencarkan di berbagai daerah.

“Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah yang terus kami gencarkan. Saat ini, Bulog Sumut mendistribusikan SPHP melalui delapan saluran yakni pasar pengecer atau tradisional, KDMP (Koperasi Desa Merah Putih), BUMN, GPM instansi pemda atau TNI/Polri, koperasi pemda, koperasi TNI/Polri, outlet BUMD dan Rumah Pangan Kita (RPK),” ujarnya saat konferensi pers di Medan, Jumat (13/3/2026).

Pada hari yang sama, Bulog Sumut juga menggelar Gerakan Pangan Murah bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Melalui berbagai jalur distribusi tersebut, Bulog menargetkan 49.000 ton beras SPHP dapat tersalurkan kepada masyarakat hingga akhir tahun 2026.

Selain program stabilisasi harga, Bulog Sumut juga menyalurkan program Bantuan Pangan kepada masyarakat. Hingga saat ini bantuan tersebut telah disalurkan kepada 21.000 penerima manfaat dari total target 1.752.000 penerima di Sumatera Utara.

“Setiap penerima mendapatkan masing-masing 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng dengan target penyaluran dapat diselesaikan pada 31 Maret 2026,” jelasnya.

Untuk komoditas minyak goreng, Bulog Sumut telah menyalurkan sekitar empat juta liter Minyakita ke berbagai daerah di Sumatera Utara. Bulog juga memastikan harga di tingkat pengecer tetap stabil.

“Kami memastikan pengecer mendapatkan harga yang sama yakni Rp14.500 per liter sehingga bisa sampai ke konsumen di harga Rp15.500 per liter,” katanya.

Selain itu, Bulog Sumut juga terus melakukan penyerapan gabah dari petani. Hingga saat ini tercatat sebanyak 4.800 ton beras atau setara 9.600 ton gabah kering panen (GKP) telah diserap dari sejumlah daerah di Sumatera Utara.
Daerah penyerapan tersebut antara lain Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Simalungun, Batubara, Labuhan Batu, Mandailing Natal dan Padang Lawas Utara.

“Rata-rata penyerapan gabah mencapai sekitar 300 hingga 350 ton per hari,” pungkasnya. *ely#

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.jelajahnews.id/